Toko Kaca Surabaya | Kanopi Kaca Tempered

Talang Bocor Terus Muncul? Bisa Jadi Penyebabnya Bukan Talangnya, Melainkan Sealant/Lem yang Digunakan

Talang bocor merupakan salah satu masalah yang paling sering terjadi pada bangunan rumah, gedung, gudang, maupun area komersial. Kebocoran yang awalnya terlihat sepele dapat berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius, seperti plafon rusak, dinding lembap, pertumbuhan jamur, hingga kerusakan struktur bangunan loh.

Kebanyakan orang langsung menyalahkan kualitas talang air ketika terjadi kebocoran. Padahal, dalam banyak kasus, sumber masalah sebenarnya berada pada sambungan (joint) talang yang menggunakan sealant atau lem perekat yang tidak sesuai untuk penggunaan jangka panjang di area luar ruangan.

Ini Penyebab Talang Bocor yang Sering Tidak Disadari

Sambungan talang air merupakan titik paling rentan mengalami kebocoran. Area ini terus-menerus menerima paparan sinar matahari, hujan, perubahan suhu, serta pergerakan material akibat pemuaian dan penyusutan.

Sayangnya, masih banyak aplikasi talang air yang menggunakan lem aspal atau perekat berbasis bitumen sebagai solusi cepat untuk mengatasi kebocoran. Pada awal pemasangan, material ini memang terlihat mampu menutup celah dengan baik. Namun seiring waktu, performanya dapat menurun akibat kondisi cuaca ekstrem.

Ketika terpapar panas matahari secara terus-menerus, lem talang berbahan aspal cenderung mengeras dan kehilangan elastisitasnya. Saat suhu berubah atau terjadi pergerakan pada sambungan talang, perekat tidak lagi mampu mengikuti pergerakan tersebut sehingga daya rekat berkurang dan risiko retak maupun terlepas menjadi lebih tinggi.

Akibatnya, air kembali merembes melalui sambungan dan masalah talang bocor pun kembali terulang. Mau sampai kapan terus-terusan begini ?

Mengapa Perubahan Cuaca Menjadi Musuh Utama Talang Air?

Material talang, baik yang terbuat dari metal, galvanis, aluminium, maupun PVC, akan mengalami pemuaian saat suhu meningkat dan menyusut saat suhu menurun.

Pergerakan ini dikenal sebagai joint movement atau pergerakan sambungan. Jika lem yang digunakan tidak memiliki fleksibilitas yang memadai, maka material akan mengalami tekanan berulang yang dapat menyebabkan :

  1. Retak pada area sambungan.
  2. Lepasnya sealant dari permukaan talang.
  3. Munculnya celah yang menjadi jalur masuk air.
  4. Kebocoran berulang meskipun sudah diperbaiki berkali-kali.

Karena itulah, pemilihan lem talang yang tepat menjadi faktor penting dalam memastikan sambungan talang tetap kedap air dalam jangka panjang.

Baca juga : Cara Menghilangkan Kerak pada Wastafel 

Solusi Talang Bocor dengan Lem yang Mampu Mengikuti Joint Movement

Berbeda dengan perekat konvensional berbahan dasar aspal, Sikasil WS-201 dirancang sebagai sealant silikon yang memiliki fleksibilitas tinggi untuk mengakomodasi pergerakan sambungan akibat perubahan suhu dan kondisi lingkungan.

Dengan elastisitas yang tetap terjaga, risiko kebocoran akibat pergerakan sambungan dapat diminimalkan secara signifikan.

Perlindungan UV untuk Mencegah Retak dan Kerusakan Sealant

Salah satu tantangan terbesar pada aplikasi talang air adalah paparan sinar ultraviolet (UV) setiap hari. Banyak jenis lem atau sealant mengalami penurunan performa ketika terus-menerus terkena sinar matahari.

Paparan UV dalam jangka panjang dapat menyebabkan material menjadi rapuh, mengering, kehilangan elastisitas, hingga akhirnya retak.

Sikasil WS-201 telah dilengkapi dengan UV Protection yang membantu menjaga stabilitas dan daya tahan sealant pada aplikasi eksterior. Perlindungan ini membantu mempertahankan elastisitas sealant sehingga tidak mudah mengalami crack atau keretakan meskipun digunakan pada area yang terpapar cuaca secara langsung.

Beberapa Keunggulan Sealant Sikasil WS-201

Ketika membahas kebocoran pada talang air, faktor terpenting bukan hanya kualitas talangnya, tetapi juga kualitas sealant yang digunakan pada area sambungan. Sambungan merupakan titik yang paling sering mengalami kegagalan karena terus-menerus terpapar panas matahari, hujan, kelembapan, serta perubahan suhu harian.

Sikasil® WS-201 hadir sebagai sealant silikon untuk aplikasi weather sealing yang dirancang untuk memberikan perlindungan jangka panjang pada sambungan yang berada di area eksterior. Sealant weather sealing silikon umumnya memiliki kemampuan pergerakan yang tinggi, daya rekat yang baik, serta ketahanan cuaca yang sangat baik.

  1. Mampu Mengikuti Joint Movement

Saat siang hari, material talang akan memuai karena panas matahari. Ketika malam atau hujan turun, material akan kembali menyusut. Siklus ini terjadi setiap hari dan memberikan tekanan terus-menerus pada area sambungan.

Jika menggunakan lem aspal atau sealant yang kaku, material perekat akan sulit mengikuti pergerakan tersebut sehingga berpotensi retak, mengelupas, atau kehilangan daya rekat.

Sikasil® WS-201 memiliki sifat elastis sehingga mampu mengikuti pergerakan sambungan (joint movement) tanpa kehilangan kemampuan sealing-nya. Dengan demikian, sambungan tetap rapat meskipun terjadi perubahan dimensi pada talang akibat perubahan suhu.

2.  Tahan Terhadap Paparan Sinar UV

Area talang air berada di bagian luar bangunan yang menerima paparan sinar matahari setiap hari.

Banyak jenis perekat konvensional mengalami degradasi ketika terus-menerus terkena sinar ultraviolet (UV). Dampaknya dapat berupa kemunculan retakan (crack).

Sealant weather sealing berbasis silikon dikenal memiliki ketahanan UV dan cuaca yang sangat baik untuk aplikasi eksterior.

3.  Mencegah Retak Akibat Perubahan Cuaca

Lem yang tidak fleksibel akan lebih mudah mengalami keretakan. Ketika retakan mulai muncul, air hujan akan menemukan celah untuk masuk dan menyebabkan kebocoran.

Karena memiliki elastisitas tinggi dan kemampuan mengikuti pergerakan sambungan, Sikasil® WS-201 membantu meminimalkan risiko terjadinya retak pada area sealing.

4. Umur Pakai Lebih Panjang Dibanding Lem Aspal Konvensional

Banyak perbaikan talang bocor hanya bertahan sementara karena menggunakan material yang tidak dirancang untuk menerima pergerakan sambungan secara terus-menerus.

Akibatnya pemilik bangunan harus berulang kali melakukan perbaikan, yang berarti menambah biaya perawatan.

Dengan teknologi silikon weather sealant yang elastis dan tahan cuaca, Sikasil® WS-201 membantu menciptakan sambungan yang lebih awet sehingga frekuensi perbaikan dapat dikurangi.

Baca juga : Harga kaca tempered per m2

Konsultasikan Kebutuhan Lem Talang mu di Green Mile Indonesia

Untuk mendapatkan hasil perbaikan talang air yang lebih tahan lama, pastikan Anda menggunakan produk yang tepat dan membelinya dari distributor terpercaya.

Sikasil® WS-201 tersedia di Green Mile Indonesia sebagai solusi sealant berkualitas untuk aplikasi weather sealing pada berbagai kebutuhan konstruksi. Dengan kemampuan mengikuti joint movement, ketahanan terhadap sinar UV, serta elastisitas yang membantu mencegah retak akibat perubahan cuaca,

Sikasil® WS-201 menjadi pilihan yang tepat untuk mengatasi masalah talang bocor secara lebih efektif. Hubungi Green Mile Indonesia untuk mendapatkan informasi produk, konsultasi teknis, serta penawaran terbaik sesuai kebutuhan proyek maupun perbaikan bangunan.

Klik untuk Penawaran Terbaik

WeCreativez WhatsApp Support
Silakan menghubungi salah satu Layanan Konsumen Green Mile Indonesia
Ada yang bisa kami bantu?